TINTA WATERBASE

Example blog post alt

Jenis tinta ini paling banyak digunakan di Indonesia. Dengan harga yang murah kita bisa

mendapatkan tinta yang sangat mudah dipakai karena dapat digunakan tanpa alat pengering yang

relatif mahal. Namun total biaya operasinya cukup terjangkau.

Pada dasarnya ada 4 Jenis tinta waterbase :

 

Tinta Rubber White

Tinta ini biasanya digunakan untuk mencetak di atas kain dengan dasar berwarna gelap. Tinta ini

pekat sehingga dapat menutupi warna kain dengan baik. Tinta ini juga biasa digunakan untuk

underbase (sebagai penutup warna kain sebelum dicetak dengan warna terang diatasnya. Beberapa

printer juga menggunakan tinta ini untuk dicampur dengan pigmen pewarna, khususnya untuk

warna-warna muda seperti pink, kuning muda, hijau dan lain-lain. Namun tidak disarankan

menggunakan tinta rubber white untuk dicampur langsung untuk warna tua. Karena tinta ini

memiliki kandungan titanium (pigmen putih) sehingga akan memakan banyak pigmen. Ini akan

mengakibatkan over pigment. Konsekuensinya, hal ini akan menyebabkan tinta mudah luntur saat

dicuci.

 

Tinta Rubber Semi/MAT

Tinta ini digunakan untuk dicampur dengan pigmen pewarna langsung, baik untuk warna muda dan

warna tua. Sesuai dengan sebutannya, tinta rubber semi ini memang memiliki campuran titanium

yang lebih sedikit dibanding dengan rubber white. Titanium memang diperlukan agar tinta memiliki

kepekatan yang baik untuk menutupi pori-pori kain.

 

Tinta Rubber Clear

Tinta ini memiliki dua fungsi, yaitu dapat digunakan sebagai underbase dan top coat sekaligus.

Beberapa printer dengan kualitas ekspor menggunkan tinta ini untuk underbase karena beberapa

alasan :

1. Jika anda menggunakan tinta underbase clear dan terjadi misprint (meleset), hal ini tidak

akan terlihat. Berbeda dengan underbase white.

2. Tinta ini juga tidak menimbulkan bintik-bintik putih jika permukaan hasil cetak kurang rata

atau kurang tertutup dengan sempurna.

3. Tidak mengandung titanium powder sehingga hasil cetakan awal akan lebih halus atau rata.

Hal ini akan banyak mempengaruhi hasil cetakan di atasnya. Tentu saja dengan

menggunakan underbase clear Anda memerlukan cetakan berulang-ulang yang sangat

dihindari oleh printer untuk produk lokal. Silahkan mencoba dan Anda akan mengetahui

perbedaannya.

 

Tinta Extender

Tinta ini hampir mirip dengan tinta rubber clear. Tinta extender juga transparan, tetapi sebenarnya

sangat jauh berbeda. Tinta ini hanya digunakan pada kain putih. Tinta Extender akan menghasilkan

cetakan yang sangat soft dan cocok digunakan untuk proses cetak separasi 4 warna (CMYK).

Beberapa pelanggan saat ini menginginkan hasil cetakannya mendekati tinta extender secara

handfeel atau kelembutan pegangannya.

 

Dalam perkembangannya, banyak produsen kemudian menciptakan beberpaa tinta special effect

yang pertama diciptakan adalah puff atau timbul. Beberapa tinta waterbase special effect lainnya

adalah sebagai berikut :

- Discharge - Flocking

- Burn Out - Suade

- Glow in - Glitter

- The Dark - Cristalina

- Reflektif - Metallic

- Foil - Brom

Untuk jenis tinta Flock, Glitter, maupun foil. Ini bukan tinta murni tetapi bahan aplikasi untuk screen

printing.

» Terimakasih telah membaca: «

Semoga artikel bisa menambah wawasan kita

jika artikel ini bermanfaat yuk di like dan sebarkan :)